OPINI
HUKUM
PENDIDIKAN
Link BLOG
![]() |
| Media Kapitalis |
Banyak teori yang mencoba menjelaskan relasi antara kapitalisme dengan organisasi media, baik dari perspektif Marxis ataupun non Marxis. Marxisme Klasik memandang media merupakan alat produksi yang disesuaikan dengan tipe umum industri kapitalis beserta faktor produksi dan hubungan produksinya.
Pertama, pendekatan Marxisme Klasik memandang media cenderung dimonopoli oleh kapitalis, yang penanganannya dilaksanakan baik secara nasional maupun internasional untuk memenuhi hasrat kelas tersebut. Para kapitalis melakukan hal tersebut untuk mengeksploitasi pekerja budaya dan konsumen secara material demi memperoleh keuntungan yang berlebihan Pemikiran dasar teori inilah yang kemudian mendorong lahirnya teori-teori lain seperti Teori Ekonomi Politik, Teori Kritis dan Teori Hegemoni Budaya.
Kedua, Pendekatan Hegemoni Media, Teori ini lebih menekankan pada ideologi itu sendiri, bentuk ekspresi, cara penerapan dan mekanisme yang dijalankannya untuk mempertahankan dan mengembangkan diri melalui kepatuhan para kelas pekerja. Sehingga, upaya itu berhasil mempengaruhi dan membentuk... lengkapnya KLIK DISINI
![]() |
| Buruh Berkuasa |
Professor John Ingleson dalam buku Perkotaan, Masalah Sosial, &Perburuhan di Jawa Masa Kolonial, mencatat bahwa pergerakan serikat buruh memiliki peran penting dalam membangun kesadaran perjuangan nasional.[1] Salah satu serikat buruh yang memiliki anggota terbanyak adalah VSTP atau Vereniging van Spoor en Tramwegpersoneel yang berdiri pada tanggal 14 November 1908. Keanggotaan buruh mengalami peningkatan pesat hingga pada tahun 1922-1923 beberapa serikat buruh kereta api di Pulau Jawa mulai menginisiasi pemogokan demi pemogokan besar guna melakukan tuntutan atas upah mereka.
Ini adalah peristiwa yang sangat layak diingat di dalam sejarah Indonesia mengingat pada kesempatan itulah muncul sebuah bentuk organisasi modern pertama yang memiliki massa begitu banyak yang secara terang-terangan berani menyuarakan pendapat mereka. Peristiwa pemogokan tersebut memang gagal dan mengakibatkan ribuan buruh dipecat dan digantikan dengan yang baru serta pemimpin VSTP, Semaoen, diasingkan ke Belanda. Kendatipun begitu, peristiwa tersebut dapat menjadi bahan refleksi bagi perjuangan kaum buruh kontemporer akan posisi mereka di dalam politik nasional bahwa buruh pernah menjadi kekuatan politik yang revolusioner.
Apakah posisi buruh akan selalu tersubordinasi di dalam politik? Apakah proses demokratisasi di Indonesia menjamin keterwakilan buruh dalam konstelasi politik nasional? Tulisan ini hendak melihat kemungkinan-kemungkinan jalan perjuangan politik kontemporer dalam konstelasi politik nasional dengan melihat dinamika perjuangan kaum buruh itu sendiri di dalam serikat dan aliansi serikat buruh nasional.
Mau tidak mau dan suka tidak suka, kaum buruh harus terus berhadapan dengan kapitalisme global yang menuntut buruh selalu dalam kondisi yang minim upah akibat terus berkembangnya proses globalisasi produksi. Sudah menjadi logika kapitalisme bahwa untuk menciptakan keuntungan maka proses produksi haruslah efisien. Upah buruh yang murah adalah jalan... selanjutnya.... BACA DISINI
![]() |
| Tolak Anti Diskusi |
Melalui uraian berikut, kami mengajukan empat tesis tentang kemerdekaan berdiskusi di Indonesia sebagai respon terhadap pelarangan diskusi buku kiri yang belakangan ini marak terjadi.
Tesis I: Tidak Ada Kemerdekaan Berdiskusi di Indonesia
Sembilan contoh kasus ini adalah pembuktian dari Tesis I:
Pada tanggal 22 Mei 2006, seminar bertajuk ‘Menggugah Memori Menggapai Rekonsiliasi Memperkuat NKRI’ yang mengumpulkan para perempuan yang kebanyakan mengalami kekerasan terkait statusnya sebagai mantan anggota PKI dan Gerwani, yang digelar Institute for Culture and Religion Studies (Incres) di Jalan Brantas, Bandung, dibubarkan sejumlah ormas kepemudaan seperti PAGAR (Persatuan Anti.. selanjutnya KLIK DISINI
| Anti Neoliberalisme |
Disebut perselingkuhan disebabkan berlandaskan pada hubungan “terlarang” dan tak semestinya. Yakni hubungan yang ditopang oleh kepentingan yang jauh berbeda dan bahkan bertentangan. Pengusaha yang terwakili dalam Apindo jelas memiliki kepentingan meningkatkan keuntungan dan perluasan usaha, yang dalam prakteknya acap berlawanan kepentingan buruh yang menginginkan kesejahteran diri dan keluarganya.
Dalam pernyataan bersama SP/SB tergabung FBN (KSPSI, KSBSI, KSPI, FSP BUMN dan Sarbumusi) dan Apindo, dinyatakan bahwa FBN ini pemangku kepentingan (stake holder) dalam pembangunan hubungan industrial. Mereka (sic!) menyadari bahwa pertumbuhan usaha... lengkapnya KLIK DISINI
![]() |
| Mogok adalah senjata |
JAKARTA - Semenjak lahirnya kelas buruh, mogok telah menjadi salah satu senjata terampuh buruh untuk menuntut perbaikan kondisi kehidupan mereka. Dari mogok satu pabrik sampai mogok nasional, dari mogok 24-jam sampai mogok tak-terbatas, dari pemogokan ekonomis sampai pemogokan politik, kaum buruh serentak menghentikan deru mesin pabrik untuk memperjuangkan kepentingan kelas mereka. Pemogokan tidak hanya menghentikan pabrik dan menciptakan masalah ekonomi bagi para pemilik pabrik, tetapi dalam situasi tertentu bahkan dapat menciptakan krisis politik dan menumbangkan pemerintahan. Dari fakta inilah buruh memahami secara langsung kekuatan yang ada di tangan mereka ketika mereka bersatu sebagai satu kelas.
Akan tetapi, kita bukanlah sekelompok avonturis atau petualang ultra-kiri yang setiap harinya meneriakkan slogan “Mogok!”, seakan-akan pemogokan adalah sesuatu yang sakral dan keramat, yang akan menyelesaikan semua permasalahan buruh. Mogok adalah sebuah senjata, dan kita harus memahami seluk-beluknya dan bagaimana menggunakannya. Seperti halnya seorang prajurit, sebelum pergi perang ia harus terlebih dahulu memahami senjata (pistol, senapan, granat, dll.) yang akan digunakannya: bagaimana merakitnya, bagaimana menggunakannya... lebih jelasnya BACA DISINI
![]() |
| Dobrak Pengusaha |
Mekanisme, aturan hukum dan fungsi aparatus pemerintahan dalam mengurusi persoalan perburuhan, termasuk soal status kerja bagi buruh di indonesia, tidaklah pernah bisa di harapkan sejalan dengan harapan buruh atas nasibnya.
Sebab pada faktanya semua perangkat, mekanisme, instrumen hukum plus aparatnya memang mengabdi sesungguhnya bukan bagi kepentingan dan kebaikan nasib buruh. Sangat sering nasib buruh tak kunjung jelas dan di kalahkan dalam perjalanan penanganan oleh perangkat proses yang di siapkan oleh negara saat ini.
Demikian juga termasuk dalam persoalan praktik sistem kerja kontrak atau outsourching, walau dalam aturannya telah tertuang, BAGAIMANA seharusnya sistem kerja kontrak dan outsourching atau pekerja harian lepas boleh di terapkan. Namun sekali lagi, aturan, sang pengusaha memberlakukan sistem kerja kontrak atau hubungan kerja dengan sesukanya, dan tanpa penghalangan serius dan punishment / sanksi yang membuat jera dari negara.
Kondisi demikian menjadi salah satu faktor di antara faktor lainnya, yang kemudian memicu buruh untuk berpikir keras mencari metode dan cara lain untuk bisa memastikan keadilan dan kebaikan nasibnya bisa terasa dan terwujud. Semisal dalam soal mendesakan perubahan... untuk selanjutnya kunjungi SEKBER BURUH
![]() |
| Erwiana |
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat meminta Jaringan Buruh Migran Indonesia, tidak memperkeruh suasana dalam kasus TKI Erwiana karena pemerintah tetap bekerja baik memfasilitasi maupun terkait penuntasan kasusnya.
Jumhur di Jakarta, Kamis, menyesalkan sikap Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI), Iweng Karsiwen yang sejauh ini justru terindikasi memberi pengaruh negatif pada keluarga Erwiana.
Bahkan, cara JBMI yang sering menuduh pemerintah lalai dalam menangani kasus Erwiana, dinilai Jumhur seperti aktivis yang mencari panggung di atas penderitaan orang.
"Pemerintah tidak abai apalagi lalai dalam menangani kasus Erwiana," tegasnya.
Sebaliknya, kata Jumhur, dengan berbagai elemen pemerintah di antaranya Perwakilan RI di Hong Kong ataupun yang berada di tanah air... lengkapnya KLIK DISINI
![]() |
| Terancam Hukuman Mati |
Kasus ancaman hukuman pancung yang dihadapi Karni bin Medi (35), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Karangjunti, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, ternyata bukan yang pertama. Ancaman hukuman pancung itu merupakan kasus kedua yang menimpa TKI asal desa yang berada di daerah ujung barat Kota Bawang tersebut.
Sebelumnya, di tahun 2011 lalu Tarsini (21), TKI asal Desa Karangjunti juga diancam hukuman pancung di Arab Saudi. Hukuman itu mengancamanya karena dituduh membunuh anak majikan dengan memberi racun... selanujtnya BACA DISINI
![]() |
| Release Buruh |
Hari Rabu, 16 Oktober 2013 tepatnya pada Pukul 13.00 Wib perwakilan sebelas ribu buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) berkumpul di Kantor LBH Jakarta. Para buruh tersebut didampingi oleh Marulitua Rajagukguk, S.H dan Ahmad Biky, S.H Pengacara Publik dari LBH Jakarta untuk mengadakan Konprensi Pers menjelang Putusan dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta atas gugatan yang diajukan oleh oleh para buruh mengenai Pembatalan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Penangguhan Upah kepada 7 (tujuh) Perusahaan yang ada di Kawasan Berikat Nusantara Cakung (KBN Cakung) yang ditandatangani oleh Jokowi.
Menurut Ramidi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Serikat Pekerja Nasional (SPN) DKI Jakarta dampak adanya penangguhan upah tersebut sebelas ribu... selanjutnya KLIK DISINI
![]() |
| Ekspor Buruh Migran |
Jakarta - Globalisasi, pertama kali digunakan oleh Theodore Levitt tahun 1985 yang menunjuk pada politik-ekonomi, khususnya politik perdagangan bebas dan transaksi keuangan. Menurut sejarahnya, akar munculnya globalisasi adalah revolusi elektronik dan disintegrasi negara-negara komunis. Revolusi elektronik melipatgandakan akselerasi komunikasi, transportasi, produksi, dan informasi. Disintegrasi negara-negara komunis yang mengakhiri Perang Dingin memungkinkan kapitalisme Barat menjadi satu-satunya kekuatan yang memangku hegemoni global.
Pada dasarnya Globalisasi adalah “mencari kehidupan yang lebih baik“, tetapi justru dampak globalisasi di negara berkembang sekarang ini menjadi menderita dan rusaknya alam yang parah, angka kemiskinan yang tetap tinggi atau cenderung meningkat, serta semakin merebaknya kejahatan oleh kelompok elit karena pada dasarnya... selanjutnya KLIK DISINI
![]() |
| Tari Mendu |
Kabupaten Natuna berhasil memperjuangakan kesenian Mendu yang berasal dari wilayah Bunguran ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia yang tak berupa benda.
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Kacung Marijan menyatakan saat ini ada sebanyak 2.632 warisan budaya tidak benda yang terdaftar. Selanjutnya mulai tahun ini dibentuk tim untuk melihat kembali 2632 warisan budaya satu per satu untuk ditetapkan.
“Pada tahun ini ada 66 warisan budaya tidak benda yang ditetapkan termasuk seni Mendu,” sebutnya saat.... selengkapnya silahkan KLIK DISINI
![]() |
| Protes Rakyat NTB |
Mataram, 2/5/2011 - Lebih dari 2.000 orang warga Nusa Tengara Barat turun ke jalan-jalan protokoler di Kota Mataram, guna menyoroti berbagai masalah perburuhan dan pendidikan.
Ribuan warga itu terbagi dalam sembilan kelompok yang melakukan "long march" di jalan-jalan protokoler kemudian berorasi di empat titik yakni simpang empat Jalan Udayana-Langko-Pejanggik-Airlangga, gedung DPRD Nusa Tenggara Barat, depan Kantor Gubernur NTB, dan Kampus Universitas Mataram (Unram).
Kelompok yang membawa massa dalam jumlah banyak yakni Koalisi Rakyat NTB, Aliansi Rakyat Untuk Pembebasan (ARP) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) NTB Raya.
Koalisi Rakyat NTB merupakan gabungan dari berbagai... KLIK DISINI
![]() |
| Aksi Tolak PHK Massal |
PERNYATAAN SIKAP KOMITE AKSI BERSAMA
FPBI-CABANG KAB.BEKASI, FKI-SPSI, FEDERASI-GSPB, FEDERASI-PROGRESIP, KASBI-BEKASI, GESBURI, FSPMI.
“Tahun 2011-2012 yang lalu adalah tahun pembebasan kaum buruh dari perbudakan modern.
Kini kemenangan-kemenangan kecil itu ingin dirampas kembali
oleh rezim penguasa dan pengusaha dengan memberangus
serikat melalui PHK masal”.
Salam Pembebasan...!!!
Masih terlintas dalam ingatan kita, dimana seluruh serikat pekerja di kabupaten bekasi secara bersama-sama tanpa melihat warna bendera serikat telah melakukan solidaritas perjuangan dari pabrik ke pabrik untuk menghapuskan sistem kerja kontrak dan outsourching. Bukanlah jumlah yang sedikit, ribuan pekerja kontrak dan outsourching kini telah mendapatkan hak-haknya setelah statusnya berubah menjadi pekerja tetap. Hal ini merupakan... selengkapnya KLIK DISINI YA
![]() |
| Save Sumartini |
SBMI, SUMBAWA - Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama para pemerhati BMI mendesak Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY) guna meminta pengampunan kepada Raja Saudi Arabia, Abdullah bin Abdul Aziz untuk membebaskan Sumartini dari hukuman qisas (pancung). Pasalnya, dalam hukum Arab, praktek sihir sama dengan penistaan agama dan pelakunya dapat dihukum berat.
Permintaan kepada presiden ini disampaikan dalam bentuk pernyataan sikap bersama forum peduli Sumartini yang ditandatangani Wakil Bupati Sumbawa, Arasy Muhkan, Ketua DPRD Sumbawa, Farhan Bulkiyah dan pihak Disnakertrans Sumbawa.
Turut menandatangani pernyataan sikap tersebut, Ketua KPTKI, Yani Sagaroa, Ketua SBMI Wilayah NTB, Nisma Abdullah, Kordinator LPBMI... Selanjutnya KLIK DiSINI
Subscribe to:
Posts (Atom)
Popular Posts
-
KALAU aku boleh memilih untuk berjuang, mungkin saat ini aku ingin tinggal bersama kalian. Melewati jalanan yang padat lalu lintas, d...
-
Saudi Arabia Map authorities should immediately drop all charges against the detained editor of a website created to foster debate abou...
-
Pada tahun 2012, Mahkamah Konstitusi (MK) menghapuskan pekerjaan kontrak (outsourcing) atau perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT). Prakt...
-
Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) akan menerapkan sistem pembiayaan penempatan TKI ke Singapur...
-
Selanjutnya ASEAN yang merupakan regionalisme baru negara-negara Asia Tenggara memiliki obsesi yang besar dalam rangka membangun infrast...
-
SBMI, Jakarta - Artikel ini dibuat sebagai tuntutan untuk menghitung gaji kita, cuti, hak jika di phk, bonus dan pesangon. Semoga bergun...
-
Di masa krisis keuangan saat ini, salah satu sektor yang dianggap penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi adalah sektor infrastuktu...
-
Korban Asuransi SBMI, JAKARTA - Di negara ini memang banyak calo, tengkulak, preman maupun ‘bajingan’ yang nakal merampok hak orang ...
-
BMI Korban Kekerasan KORANMIGRAN , ARAB SAUDI - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) bernama Rohana binti Ahmad melapor ke Posko Perlindu...
Labels
Dari Basis
(157)
Nasional
(144)
Internasional
(140)
ActNOW
(79)
SBMI TV
(69)
Opini
(58)
Culture
(36)
Pendidikan
(30)
Release
(26)
Solidaritas
(24)
Link BLOG
(14)
Data
(10)
Tanya Jawab
(7)
Editorial
(5)
DAPATKAN ARTIKEL TERBARU SBMI DI INBOXMU. GRATIS.












